ID Blog Kamu: bali

Tampilkan postingan dengan label bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bali. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

Telur Maulid, Makna dan Tradisi


Maulid akan tiba, salah seorang teman dekat yang hidup di salah satu desa Muslim di Bali pernah bercerita, betapa sibuknya dia saat perayaan Maulid Nabi Muhammad yang jatuh tepat di bulan Januari. Pasalnya, masjid yang berada persis di samping rumahnya menjadi pusat berkumpulnya warga sekitar. Tak hanya itu, sebagai warga desa yang partisipatif, ia dan keluarganya seraya membantu segala macam kebutuhan yang diperlukan dalam prosesi keagamaan yang berlangsung hanya sehari itu.

Sebut saja mulai dari persiapan membeli telor dalam jumlah yang tidak bisa dibilang sedikit, merebus telurnya, sampai menghias Telur Maulid dengan ornamen hiasan. Ia dan keluarga senantiasa sibuk seraya mengikuti garis takdir yang tak bisa terelakkan di saat Maulidan tiba di desanya. Tak peduli kocek semakin menipis lantaran Maulid jatuh di tanggal tua“ yah mau gimana lagi sudah tradisi ehehehhe” kata Risma.

Siangnya dia membeli telur di pasar dekat rumah dan saat Malam Maulid, anggota keluarganya pun sibuk dengan kewajiban Maulidannya. Perlu waktu itu sudah pasti, maka tak jarang mereka habiskan malam untuk mendekorasi telor hiasnya. Cukup unik, Risma bilang membuat pohon hias dengan puncuk-puncuk ranting yang diisi telur. Tak tangung-tanggung, sekilas ranting berwarna merah yang dihiasnya, itu tak hanya berisi puluhan telur saja melainkan ratusan banyaknya. “ kalau ditotal jumlah telurnya mencapai 600 buah” katanya. Wow! Pohon pun menjadi meriah dengan hiasan telur.

Nah, keesokan harinya tanpa ada komando para tetua desa lagipula ini sudah tradisi turun temurun di sana. Masyarakat sekitar, menurut Risma, sudah mengerubungi di areal masjid. Mereka berpartisipasi dari pagi mendengarkan ceramah plus doa-doa sampai selesai. Setelah itu arak-akan pun dimulai dengan belasan diorama dari telur warna-warni yang berbentuk masjid, ketupat dan kabah itu dan yang lainnya.

Setelah arakan-akan warga lalu berebut mengambil sajian berupa telur. Eits, tapi tunggu dulu jangan Anda bayangkan kekisruhan akan terjadi sama seperti pembagian sembako yang sering kita lihat di TV. Untuk pembagiaan di tempatnya telah di atur sedemikian rupa untuk menghindari kisruh warga. Jadi telur-telur itu sudah ditakar menurut usia dari warga, yang umurnya muda jauh lebih sedikit dari mereka yang lebih tua. “ yang masih muda dapatnya sekitar 5 telur, yang tua sekitar 10-an lebih” bilang Risma

Yup, hari itu memang spesial begitu juga dengan telurnya. Kenapa? telur maulid diyakini oleh masyarakat setempat tak terkecuali Risma mempunyai rasa yang lebih enak dibandingkan dengan telur biasa. Entah kenapa, Risma pun heran, namun dia berkeyakinan telur ini enak karena telah diberikan doa-doa terlebih dahulu sebelum dibagikan ke warga. “ya mau percaya apa gak, tapi emang rasa telurnya itu lebih enak” katanya.

Tradisi di beberapa kota di Indonesia
Namun apakah tradisi Telur Maulid hanya berlangsung di tempatnya? Eh, usut punya usut plus hasil riset di mbah google, didapatkan hasil bahwa Tradisi Maulid dengan mengunakan telur itu tidak hanya dilakukan di perkampungan muslim di Bali saja namun juga dilakukan di daerah lainnya di Indonesia.

Seperti misalnya di daerah Banyuwangi. Tradisi perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW di Banyuwangi dirayakan dengan telur hias atau biasa disebut tradisi endhog-endhogan (telur) yaitu menghias telur dengan berbagai macam bentuk dan hiasan, ditancapkan di batang pisang, kemudian diarak keliling kota/pawai. Telur ditusuk dengan batang bambu dan dihias dengan kertas atau pernak-pernik lainnya

Tak berbeda dengan Banyuwangi, di Sulawesi Selatan juga ada tradisi telur maulid. Jika di Banyuwangi dikenal dengan endgogan, di Sulsel dikenal dengan istilah Maudu Lompoa. Kegiatan ini merupakan ritual keagamaan dan kebudayaan yang secara rutin di selenggarakan pemerintah kabupaten Takalar dan masyarakat. Nha, di akhir kegiatan, ribuan warga yang memadati kegiatan ini, berebutan telur Maulid.

Makna Telur Maulid
Merunut setiap daerah memiliki tradisi telur Maulidnya. Apakah makna Telur Maulid sama seperti Telur Paskah di mana makna Telur Paskah merupakan merupakan simbol musim semi. Di masa silam, di Persia orang biasa saling menghadiahkan telur pada saat perayaan musim semi, yang bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru.

Dan ternyata tidak, maknanya justru berbeda karena Telur Maulid adalah telur terdiri atas tiga bagian; kulit, putih telur, dan kuning telur. Kulit telur itu berarti iman, putih telur artinya islam, dan kuning telur artinya ikhsan. Selain itu, telur dimaknai sebagai anak-anak ayam (bebek/telor). Tusuk bambu melambangkan adanya kelurusan, kekuatan, keteguhan layaknya pohon bambu yang tumbuh menjulang tinggi.

Demikianlah Maulid diharapkan memberikan makna kepada umat Islam untuk selalu teguh, lurus dan menjulang tinggi meneladani Sang Nabi Muhammad manusia mulia dan luhur. Dulu sebagian masyarakat hanya menggunakan telur bebek. Ini dimaksudkan umat Islam mengikuti dan meneladani Sang Nabi layaknya bebek, berbaris rapi, mengikuti panduan sang pemimpin. Rasa syukur menyambut kelahiran Sang Nabi teladan umat Islam diungkapkan dengan rasa gembira, rasa sumringah melalui simbol-simbol aneka warna kertas dan hiasan telurnya

Selasa, 04 Desember 2012

Mari Wisata Kesehatan ke Bali!


Kenapa harus Bali mungkin itu salah satu pertanyan Anda saat membaca judul tulisan di atas dan kenapa tidak kota-kota lainnya. Ok, Bali seperti yang diketahui merupakan salah satu atau mungkin juga daerah tujuan utama wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan Internasional maupun domestik. Eksotisme pemandangan alam,  atraksi budaya dan lain sebagainya menjadikan pulau dewata ini sebagai pulau yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, tak terkecuali untuk wisata kesehatannya.

sumber foto: www.telegraph.co.uk
Wisata kesehatan? Ya, jika berbicara soal jenis wisata yang satu ini memang tidak dapat dilepaskan dengan apa yang dinamakannya itu sebagai wisata spa atau lebih dikenal dengan wellness tourism. Wisata kesehatan ini meliputi dua bidang yaitu wisata kesehatan medis yang meliputi tindakan medis pengobatan dan wisata kesehatan tradisional yang meliputi pemeliharaan kecantikan, perawatan tubuh dan kebugaran, dan spa termasuk dalam lingkup wisata kesehatan. 

Spa Bali merupakan salah satu yang terbaik di dunia menurut majalah kecantikan di Jerman pada tahun 2009. Keunggulan yang ditawarkan Spa Bali adalah  perawatan tubuh dengan memanfaatkan bahan-bahan tradisional. Memang banyak negara lain yang punya spa dengan rempah tradisional, namun Bali dapat  mengungguli negara lainnya karena punya rempah-rempah dan resep yang berkualitas, ditambah dengan kemampuan dan local wisdom orang Bali juga dinilai lebih unggul.

Tidak hanya yang terbaik, Spa Bali pun populer di  mata dunia contohnya di negara beruang putih atau Rusia. Perawatan tubuh dan seni pijat khas Bali sangat populer di negeri ini. Saking populernya, orang-orang di negeri Beruang Merah itu rela mengeluarkan uang 100 sampai 400 dolar AS demi menikmatinya dan Spa Bali ternyata 'nge-trend' di Rusia mengalahkan popularitas seni pijat bangsa lain seperti 'shiatsu'. Tercatat ada lebih dari 400 pekerja SPA Bali di Rusia yang tersebar di kota-kota besar seperti Moskwa, St.Petersburg, dan Vladivostok. Industri SPA Bali di Rusia berkembang sejak sekitar lima tahun lalu dan makin banyak wanita Indonesia yang bekerja di sektor pariwisata ini. 

Spa-spa Terbaik di Bali
Nah, sekarang dimana sajakah Spa-spa terbaik itu di Bali? Menyebutkan satu-satu mungkin teramat banyak, namun ada beberapa spa di Bali yang memiliki keunggulan tersendiri. Contohnya Thermes Marins Spa yang berada di Hotel Ayana di Jimbaran, Bali. Thermes Marins Bali Spa pernah  dianugerahi penghargaan sebagai nomor satu di dunia pada acara Conde Nast Traveller Readers Spa Awards 2010. 

Selain meraih penghargaan spa nomor satu di dunia, Ayana juga membawa pulang penghargaan sebagai hotel spa terfavorit untuk kawasan Asia dan benua sekeliling Samudera Hindia. Thermes Marins Spa dinyatakan sebagai pemenang berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh pembaca Conde Nast Traveller.

Berlokasi di tengah keindahan taman tropis, Thermes Marins Bali adalah satu-satunya spa Thermes Marins yang beroperasi di kawasan Asia tenggara. Dengan luas 22 ribu meter persegi, Thermes Marins dilengkapi beragam fasilitas seperti spa villa, ruang perawatan, salon kecantikan, ruang refleksologi dan relaksasi dan villa spa di atas batu karang. Theremes Marins Bali juga memiliki kolam jet Aquatonic terbesar di dunia di mana air kolam bersumber langsung dari lautan dan dipanaskan pada temperature tertentu untuk menghasilkan kualitas air yang bersih dan berkhasiat.

Perawatan yang ditawarkan oleh Spa ini meliputi metode penyembuhan tradisional Timur dan teknik modern Eropa yang di dalamnya termasuk terapi Thalasso, pijat, perawatan wajah, rambut, kuku, pencegahan penuaan dini dan pelangsingan tubuh. Hanya produk berkelas dan berkualitas tinggi seperti La Mer, Thermes Marins, Guinot dan Decleor yang digunakan di spa.

Selain itu, ada pula Queen Spa yang berada di Jimbaran. Spa ini menawarkan beraneka ragam jenis perawatan (treatment) yang bisa Anda pilih mulai dari paket Queen Rose, atau Paket Hiro Chan yang terdiri dari Therapy Bali, Flower Foot Bath, Aroma Therapy atau Queen Emerald Therapy, Cream Bath, Rose Bath ataupun Refresh Tea. Bagi Anda yang suka dengan layanan pemijatan tradisional maka bisa juga mencoba Queen Massage, Warm Stone Massage, Reflexology, Queen Rose Emerald Therapy, Queen Rose Emerald Combination Therapy dan juga Slim Massage.

Bagi Anda yang terbiasa berlama-lama berada di spa karena saking enak dan rileksnya maka bisa mengambil paket menjanjikan mulai dari  Simple Package, Queen Plan, Celebrity Package, Comfort Package  dan juga Queen Rose Special Package. Anda bisa memilih salah satu dari list treatment yang disediakan oleh Queen Spa ini. Dan rasakan perbedaan sebelum dan sesudah Anda melakukan treatment di spa ini. Badan akan fit lagi, pikiran tenang, begitu juga dengan perasaan yang nyaman.

Queen Spa Jimbaran ini merupakan salah satu tempat spa yang terbaik di Bali yang akan senantiasa membantu memberikan perawatan kepada Anda. Bukan hanya bagi kalangan wanita, pria juga bisa melakukan perawatan disini. Satu yang terpenting dari Queen Spa ini yakni harga yang ditawarkan disini tak sampai menguras kantong Anda karena harganya cukup proporsional dan sesuai untuk mendapatkan perawatan yang berkualitas

Selain kedua spa di atas, daerah seminyak juga dikenal sebagai wilayah dengan spa-spa terbaiknya.  Sebut saja beberapa spa yang mendapat banyak penghargaan seperti The Private Spa Wellness Center, Jari Menari, Prana Spa, Spa Bali Seminyak, dan Chill Reflexiology. Banyak hotel maupun villa yang ada di Seminyak menggunakan jasa spa tersebut untuk pengunjungnya. Rejuvenation and relaxation benar-benar akan didapat jika berlibur di kawasan ini. (berbagai sumber)

Selasa, 28 Agustus 2012

Pantai-Pantai Berpasir Hitam di Indonesia


Pastilah banyak dari anda pernah pergi ke pantai, yup pantai memang sebuah tempat yang tempat asik untuk bersenang-senang dan melepaskan segala macam kepenatan. Di pantai, anda bisa berlari-lari sebebas mungkin menyusuri bibir-bibirnya, bercengkrama riang gembira menghabiskan waktu, atau sekedar menikmati angin sepoi sekaligus mendengarkan deburan ombak yang mengulung-gulung sambil merebahkan badan.
      Pantai bukanlah sekedar pantai saja dan pantai di Indonesia ini ternyata mempunyai banyak keunikannya, salah satunya adalah warna pasirnya itu sendiri. Ada Pantai Pink di Pulau Komodo, ada juga ibeberapa pantai di negeri ini mempunyai pantai yang berpasir hitam tidak seperti pantai-pantai lainnya yang biasanya berwarna putih. Nah,  berbagai informasi yang ada berikut ini daftrar pantai-pantai berpasir hitan yang ada di Indonesia:

1.Pantai Jonggring Saloko
Pantai ini terletak di desa Mentaraman, Malang, Jawa Timur. Di sekitaran pantai ini ada dua tempat yang cukup menarik, yaitu "Ngebros" adalah suatu tempat yang terdapat karang yang terdapat lubang besar, yang mana ketika ombak besar menghantamnya akan terjadi semburan air laut yang tinggi ke angkasa. Dan tentu yang kedua adalah pantainya yang berwarna hitam, hamparan pasir sepanjang pantai yang berwarna hitam pekat akan anda jumpai. Berada di genggaman tangan pasirnya pun terasa halus lembut. Anda harus berpikir dua kali untuk bereng di pantai ini karena ombak di pantai ini cukup besar.
sumber foto: www.jolodongasad.blogspot.com
2. Pantai Purwahamba Indah, Tegal
Sama seperti pantai Pantai Jongring Saloka yang mempunyai tesktur pasir yang halus, Pantai Purwahamba Indah ini juga sama memiliki pasir hitam yang halus. Tak percaya?, bukalah alas kaki  dan rasakan sendiri sensasinya. Kontur pantai yang landai juga menambah kenyamanan saat Anda menghabiskan waktu di tepian pantainya.
sumber foto: www.1001malam.com
Anda bisa merebahkan diri di atas pasir sambil menikmati lautan luas di depan mata. Ombaknya pun cukup tenang, sehingga memberikan rasa nyaman. Pantai Purwahamba Indah ini memang menjadi pilihan yang yang tepat untuk beristirahat sekaligus berwisata di Tegal.
Bagaimana cara kesana? untuk menuju ke pantai ini caranya cukup mudah karena letaknya cukup strategis dan berada di jalur Tegal-Pemalang atau jalur pantura (pantai utara). Bagi Anda yang melintasi jalur tersebut, pantai ini persis terletak di pinggir jalan.
Di Tegal ini ada dua pantai yang dapat dikunjungi, yaitu Pantai Alam Indah dan Pantai Purwahamba Indah. Bedanya, pasir hitam di Purwahamba Indah lebih halus dari pasir hitam di Pantai Alam Indah. Bagi Anda pecinta pantai, tempat ini wajib untuk didatangi.

3.Pantai Lembeng, Bali
Bali tak mau kalah dengan dua pantai di atas yang memiliki pantai pasir hitam. Adalah pantai Lembeng yang terletak Desa Lembeng,  Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali yang juga mempunyai pasir yang berwarna hitam. 
sumber foto:citysnapshots.blogspot.com
Pasirnya yang hitam dengan gelombang yang cukup tinggi membuat pikiran anda tenang dari berbagai problematika hidup yang membelit. Keadaannya yang masih asri dan alami membuat privasi Anda benar-benar akan terjaga. Pantai ini sangat penting  apabila dimasukkan dalam daftar lokasi yang mesti dikunjungi di Bali karena disini anda bisa melakukan beberapa kegiatan seperti memancing, bersantai, surfing, berjemur, menikmati sunset.
Ingin kesana? Anda harus mengabiskan waktu kurang lebih 50 menit perjalanan untuk sampai ke Pantai Lembeng dari Bandara Ngurah Rai dan kira-kira 30 menit dari Kota Denpasar bila menggunakan kendaraan bermotor.

4.Pantai Anoe Itam, Aceh
sumber foto:www.mehdia-multimehdia.blogspot.com
Di bawah naungan pohon-pohon dipinggiran bibir pantai, Pantai Anoe Itam siap menawarkan rasa kenyamanan yang tiada taranya. Pantai ini adalah satu-satunya pantai berpasir hitam di Aceh. Dengan bentuknya yang landai pantai seperti ini tidak cocok untuk penikmat selancar (surfer), melainkan cocok bagi yang ingin bersantai-santai saja bersama teman-teman atau keluarga. Tetapi jika anda suka snorkling, layaknya dicoba melakukan aktivitas itu disini. Air lautnya cukup jernih dan karang-karangnya banyak didiami oleh beraneka ragam jenis ikan.
Bagaimana caranya kesana? Pantai Anoe Itam (pasir hitam) ini tidak begitu jauh dari pusat kota Sabang. Dengan melewati jalan yang berkelok-kelok dengan pemandangan perbukitan dan bertanya kepada penduduk sekitar apabila takut tersesat mungkin pilihan yang bijak.
Sebelum sampai ke pantai,  disebelah sisi kanan Anda akan menjumpai salah satu peninggalan sejarah, yaitu (bungker) Jepang. ada baiknya Anda berkunjung ke benteng Jepang ini, karena dari atas benteng sana pemandangan sungguh luar biasa dan termasuk melihat gumpalan pasir hitam disebelah sisi laut. Selain itu, Anda juga bisa menemukan meriam peninggalan Jepang dan berbagai bilik-bilik benteng yang sengaja dibuat pada masa itu.(berbagai sumber)

Kamis, 19 Juli 2012

Museum Marketing Pertama ada di Bali

Museum ini berbeda dengan museum lainnya di Indonesia, bahkan di dunia. Ya, sebuah museum marketing pertama yang pernah ada. Pertama untuk museum dengan konsep dan koleksi-koleksi yang berbeda ,sama halnya dengan Museum Pegadaian yang ada di Sukabumi.

         Adalah Museum Marketing 3.0 di Jl Raya Ubud, Bali yang merupakan museum perwujudan dari buku Hermawan Kertajaya bersama Philip Kotler "Marketing 3.0: From Products to Customers to the Human Spirit".

“Marketing 3.0” adalah wujud dari marketing yang mencoba menyeimbangkan hubungan antara manusia, lingkungan, dan tuhan. Ini adalah perkembangan mutakhir dari “Marketing 1.0” yang mementingkan penjualan dan “Marketing 2.0” yang menekankan kepuasan konsumen selain penjualan. Ya, museum yang merupakan proyek kerjasama antara yayasan Kotler, Kerajaan Gianyar dan tokoh marketing Indonesia Hermawan Kertajaya ini diharapkan dapat memberikan pencerahan pada dunia marketing Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada jual, jual dan jual.

        Anda ingin lebih akrab dengan dunia marketing? Layak untuk datang ke museum yang diresmikan oleh bapak marketing modern Philip Kotler pada 27 Mei 2011 ini. Museum ini memiliki dua lantai dengan atmosfer modern terasa kental mengemuka di berbagai sudut museum baik lewat interior ruangan yang minimalis maupun penggunaan peranti elektronik canggihnya.

Di lantai pertama berisikan suguhan materi marketing modern 3.0 dengan teknologi modern berikut dengan  TV layar sentuh yang menampilkan perusahaan-perusahaan yang dianggap telah mempraktekkan teori “Marketing 3.0”, misalnya perusahaan Grameen Bank milik peraih nobel Muhammad Yunus dan Mayo Clinic di Amerika Serikat.

Museum ini pun memuat contoh pemasaran berbasis spirit kemanusiaan dari belasan perusahaan mendunia, seperti Walt Disney, The Body Shop, termasuk Puri Saren Ubud yang mampu mengelola Ubud sehingga menjadi tujuan wisata mendunia.

Selain itu khusus di lantai 1, disediakan juga sofa empuk nan nyaman untuk istirahat pengunjung. Ada pula ruang bioskop yang memutar film-film mengenai tehnik pemasaran yang telah berhasil mengubah dunia. Lalu di lantai 2 di isi oleh berbagai lukisan, patung dan benda seni lainnya dari Ubud.(berbagai sumber)

Kamis, 12 Juli 2012

Dari Taman sampai Museum, Kupu-kupu itu Berada

Siapa yang tidak tahu kupu-kupu, dari anak kecil sampai orang dewasa pastilah tahu binatang terbang yang satu ini. Indah penampilannya ketika sayapnya terkepak, keanggunannya terkadang membuat mata kita ingin terus menatapnya tanpa henti, terlebih lagi apabila kupu-kupu itu dihiasi oleh banyak warana

           Nah, di dunia ini memiliki kurang lebih 20.000 species kupu-kupu dan Indonesia sendiri adalah negara kedua  yang mempunyai koleksi kupu-kupu terbanyak dengan sekitar 2500 jenis kupu-kupu setelah Brasil. Maka tak heranlah apabila di beberapa kota di negeri ini mempunyai museum atau taman yang isinya hanya kupu-kupu saja.

Sumber: www.museumindonesia.com
            Ingin bermain-main sekaligus menambah pengetahuan dengan berbagai jenis kupu-kupu , ada baiknya jika Anda singgah ke beberapa tempat di bawah ini. 

1. Museum Serangga dan Kupu-kupu
 Kupu-kupu dapat dijumpai di Museum Serangga dan Kupu-kupu di Taman Mini Indonesia Indah atau TMII di Jakarta. Memang tidak hanya koleksi kupu-kupu saja dapat kita jumpai melainkan juga ada koleksi serangganya. 

Namun, di Museum yang berdiri bertepatan  dengan ulang tahun TMII ke-18 yang jatuh pada tanggal 20 April 1993 ini, kita dapat melihat sekitar 250 spesies kupu-kupu yang dipamerkan dalam kotak kaca.

Ke-250 koleksi kupu-kupu ini dikategorisasikan menjadi dua macam, yaitu berdasarkan daerah asaln dan taksonominya. Dari daerah asalnya, mulai kupu-kupu dari  Pulau Alor (NTT), Bacan (Maluku Utara), Bali, Obi (Maluku Utara), Lombok (NTB), Mangole (Sulawesi Utara), Nias (Sumatera Utara), Seram (Maluku), Simeulue (Aceh), Siau (Sulawesi Utara), Sumba (NTT), sampai Timor (NTT) ada di sini. Dari taksonominya, ada Kupu Papilionid, Kupu Pierid, Kupu Nymphalid. Bangsa kupu masih memiliki suku Rionidae, Lycaenid, Hesperid.

2. Taman Kupu-Kupu Bandung
Objek wisata terbilang baru di kota kembang lantaran usinya masih beberapa tahun saja berdiri. Namun, taman ini bisa menjadi alternafif liburan Anda bersama keluarga untuk sekedar bersenang-senang dan melepas kepenatan sambil belajar melihat proses metamorfosis kupu-kupu dari larva sampai dewasa secara sempura.
sumber:www.tamankupukupucihanjuang.blogspot.com
Luas taman yang berada di Cihanjuang Km 3,3 No.58, Desa Cibaligo, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat  ini mencapai 1,7 hektar yang di dalamnya dihuni oleh sekitar 300 kupu-kupu dari 35 jenis yang ditangkarkan dalam setiap harinya. Mereka beterbangan  dalam sebuah taman khusus seluas 1.800 meter persegi yang dipagari dengan jaring supaya kupu-kupu tersebut tak terbang sampai keluar dari taman ini.

Nah, bagi Anda yang  masuk ke taman yang tiketnya lumayan murah ini akan ditemani dengan pemandu yang akan memberikan penjelasan berbagai hal seputar kupu-kupu dan tamannya sendiri. ika ingin mendapatkan souvenir, disini juga ada toko aksesoris yang menjual berbagai pernak-pernik yang serba kupu-kupu. 

3. Museum Kupu-kupu Bantimurung
Kita tinggalkan tanah jawa dan menuju Sulawesi tepatnya Museum Kupu-kupu Bantimurung di Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros. Di sini  Anda akan merasa seperti berada di kerajaan Kupu-kupu karena beragam koleksi yang mencapai 360 ekor kupu-kupu dengan 133 spesies kupu-kupu dapat Anda jumpai.

sumber foto:www.iftfishing.com
         Kupu-kupu spesies khas Maros, di antaranya yang termasuk dalam kelompok papilionidae yang hidup di kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung dan jenis atacus atlas yang selama ini hidup di Desa Laiya, Kecamatan Cendrana, Maros.

        Selain menikmati kupu-kupu yang ada, Anda juga dapat membel;i buah tangan dari banyak penjual cendera mata yang menjual aneka macam hiasan kupu-kupu yag diawetkan. Mulai bentuk gantungan kunci, lukisan, bros, anting, sampai pigura yang berisi bermacam-macam kupu-kupu aneka warna dan jenis.

4.Taman Kupu-kupu Tabanan
Nah, yang ke empat kupu-kupu banyak kita jumpai juga di Taman Kupu-kupu yang berlokasi di Jl.Batukaru, Br.Sandan lebah, Wanasari, Tabanan, Bali tepatnya 6 Km ke arah utara dari pusat kota.

sumber foto: www.listiaji.wordpress.com
Dengan Taman dengan luas 1 Ha netting area (ruangan yang tertutup Jaring) 3700 M3. Di taman ini setiap hari dilepas ratusan ekor kupu-kupu yang beraneka warna dan salah satu diantaranya yang paling terkenal di dunia ialah kupu-kupu Sayap Burung Sorga (Omithoptera Paradisea),  Priamus dan berbagai jenis dari seluruh nusantara.

Seperti Museum di Bantimurung, taman Kupu-kupu ini juga memproduksi aneka kerajinan yang terbuat dari bermacam-macam serangga seperti  Framing Butterfly ( Bingkai isi Kupu-2) , Framing Beetle ( Bingkai isi kumbang), Gantungan kunci yang terbuat dari serangga, selipan pembatas buku, Paper Weight ( penindih kertas) terbuat dari fiber bening berisi kupu-kupu, lukisan dari sayap kupu-kupu.


5. Museum Kupu-kupu Rokan Hulu Riau
Museum ini merupakan pusat penangkaran kupu-kupu yang berada di objek wisata air panas bumi Hapanasan, Kecamatan Rambah. Di tempat ini Anda dapat melihat 150 species kupu-kupu yang ada di Rokan Hulu. Nah, selain bisa melihat kupu-kupu, Anda pun dapat menikmati hangatnya air di pemandina air panas tidak jauh dari sana.

Rabu, 06 Juni 2012

Temukan Kerang Jutaan Tahun di Museum Shell

Pastilah pernah anda bermain-main di pinggir pantai bukan? dan menemukan sebuah kerang yang ada disana. Seketika anda pasti ingin memungut dan melihatnya langsung. Nah, mungkin yang anda temukan itu kerang biasa yang masih muda usianya. Namun bagaimana jika anda ingin milihat secara langsung kerang yang usianya sudah mencapai ribuan bahkan jutaan tahun, dimana bisa menemukannya?.
Nah, destinasi yang cocok anda kunjungi adalah di suatu tempat di Bali yang bernama Museum Shell. Memang nama museumnya mengingatkan kita pada perusahaan minyak dan gas asal negeri paman sam, tapi jangan salah kira itu hanya nama saja. Pasalnya,  disana lah anda justru akan  menemukan koleksi kerang berjumlah lebih kurang 10 ribu aneka kerang dan fosil dari seluruh negara sementara jumlah spesies kerang di dunia mencapai 200 ribu lebih.
sumber foto: www.eskrim-vanilla.blogspot.com
Usia-usianya pun bukan terbilang muda melainkan masuk dalam kategori purba, yaitu berkisar antara 100 – 150 juta tahun. Museum yang letaknya  di Jalan Sunset Road, Kuta Bali sekitar 10 Km dari kota Denpasar ini bisa dibilang langka karena seperti museum nyamuk, museum ini adalah yang pertama menampilkan benda-benda koleksinya.
Sekarang, mari lah kita tengok apa-apa saja yang ada di museum tiga lantai ini. Di lantai satu museun ini ada berbagai macam aneka kerang yang sudah diolah menjadi hiasan rumah. Lantai dasar ini adalah tempat untuk membeli kerajinan bagi wisatawan yang telah menyaksikan berbagai kerang langka di museum
Naik lagi ke lantai dua, anda bisa melihat fosil kerang yang mirip cumi-cumi. Fosil kerang ini disebut Orthoceras ini diperkirakan berumur 395 juta tahun. Selain itu juga ada fosil kerang mirip tumbuhan bunga yang disebut Crinoid, yang berumur sekitar 440 juta tahun. Selain itu terdapat fosil kerang yang diklaim terbesar di Asia yang disebut Crinions. Fosil ini berdiameter 1,4 meter dengan berat 170 kilogram.
Puas di lantai dua, langkahkan kaki ke Lantai tiga museum ini. Di sini tersimpan  koleksi yang tak kalah serunya seperti Cypraea Moneta, yang konon dimasa dulu kerang jenis ini pernah dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah.
Selain banyaknya koleksi yang ditampilkan, di museum yang dibangun dengan biaya Rp 6 miliar aada beberapa fasilitas lainnya, seperti home theater yang menayangkan film dokumenter tentang kehidupan kerang yang berisi mengenai proses pencarian dan penemuan fosil-fosil yang ada di tempat ini. Jadi selain bisa melihat bentuk dan wujud benda-benda purba itu, Anda juga berkesempatan untuk melihat dibalik kesusahan prosesi penemuan dan pencarian kerang-kerang ini.  
Nah, siapakah pemilik sekaligus kolektor kerang-kerang di museum ini? adalah  Oentoeng Sutanto, seoarang arsitek yang juga ikut merancang bangunan museum tersebut. Oentoeng yang alumnus jurusan arsitektur Universitas Petra Surabaya itu menuturkan awal dirinya membangun museum tersebut lantaran jatuh cinta dengan indahnya kerang dan terdorong untuk mengoleksinya. Sampai saat ini setidaknya dia sudah mengoleksi 10.000 spesies kerang. Banyaknya koleksi itulah yang lantas mendorong Oentoeng untuk membangun museum kerang ini pada September 2009.
Di antara ribuan kerang koleksinya, dia memiliki fosil kerang yang konon terbesar di Asia. Kerang tersebut termasuk jenis crinions. Diameternya mencapai 1,4 meter dengan berat 170 kilogram. Bahkan ia  memiliki fosil binatang laut yang sudah membatu sekilas mirip rayap yang usianya diperkiaran mencapai 500 juta tahun.  
Untuk mendapatkan koleksi itu, Oentoeng meminta bantuan seorang temannya di Italia yang juga peneliti. Jika ada yang bagus dia pun membeli. Harganya tidak tanggung-tanggung bahkan ada yang mencapai ratusan juta. (berbagai sumber)

Minggu, 20 Mei 2012

Rekreasi bersama Monyet

Tak jarang apabila kita bermain-main ke sebuah tempat wisata, terlebih lagi apabila tempat wisata itu berada di tengah-tengah hutan atau di dekat dengan hutan, kita banyak menjumpai monyet-monyet yang berkeliaran. Entah monyet-monyet itu liar atau pun jinak, tetapi yang jelas jikalau kita memberinya kacang atau pisang pastilah monyet itu datang dengan rasa laparnya yang tak pernah kenyang.

Tak heran pula di beberapa tempat wisata yang ada monyet di dalamnya, bertebaran warung-waung kecil yang menjajakan makanan untuk sang monyet. Namun tak ada salahnya mengeluarkan sedikit kocek di dalam kantong untuk membeli dan merupakan keasyikan tersendiri juga melihat tingkah laku monyet itu jika dilemparkan makanan.  Yup, di tempat wisata mana saja kita bisa menjumpai monyet-monyet,  dibawah ini ada beberapa pilihannya

1. Gua Monyet Alak
Gua Monyet Alak di NTT dilihat dari namanya saja itu sudah mengisyaratkan bahwa akan ada banyak monyet di tempat wisata itu. Benar saja justru itu merupakan keunikan dari tempat wisata yang satu ini lantaran monyet-monyet yang ada disana cukup jinak dan merupakan pemandangan keseharian bagi pengguna jalan menuju Pelabuhan Tenau-Kupang.
sumber foto: www.ronald-balweel.blogspot.com
Namanya juga monyet, perilaku tentu saling berkejaran layaknya seoarang anak kecil, bergelantungan dan melompat dari dahan ke dahan, saling bercengkrama dan bergulingan sesekali berkelahi memperebutkan sesuatu adalah hal normatif bagi seekor monyet.

Terlebih lagi dengan jumlah monyet yang ada dalam kawasan ini sebanyak 327 ekor yang terbagi dalam empat kelompok, hal itu tentu menjadi keasikan tersendiri. Kelompok terbanyak berjumlah sekitar 180 ekor, sementara kelompok terkecil hanya sekitar 40 ekor saja. Lantaran dipelihara dan dikelola sejak tahun 1998 oleh pemerintah kabupaten disana, setiap harinya monyet-monyet ini diberi makanan berupa jagung.

2.Gua Kreo
Nah, sedikit ke tengah pulau Jawa Tepatnya di Semarang ada kawasan wisata yang bernama Gua Kreo yang berada di Dukuh Talun Kacang, Desa Kandri, Gunung Pati. Andalan objek wisata ini jelas merupakan Gua yang menurut legenda menjadi tempat petilasan dari Sunan Kalijaga. 
sumber foto:www.putra-semarang.blogspot.com
Namun di sekitar gua tersebut banyak dihuni oleh monyet-monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Sebelas dua belas dengan monyet di Gua Monyet Alak, monyet disini pun terrmasuk monyet yang cukup jinak  dan bisa bergaul dengan warga di sekitar Goa Kreo. Tetapi ada baiknya juga apabila anda menyiapkan “sangu” untuk sang monyet, salah-salah monyet itu sedang lapar dan kebetulan anda sedang memagng makanan, mereka bisa s mengganggu atau bahkan menggambil makanan, terutama jika Anda sedang berada dekat dengan air terjun

3.Hutan Monyet Ubud dan Hutan Wisata Sangeh
Kita tinggalkan Jawa Tengah, sekarang menuju di Bali. Di daerah Gianyar tepatnya di sekitar 26 km dari Ibukota Denpasar, terdapat sebuah hutan kecil Wenara Wana yang dihuni oleh ratusan kera yang meninggali hutan kecil tersebut. Kera-kera itu pun lumayan jinak dan bisa diajak bermain secara aktif oleh pengunjung yang datang ke kawasan wisata ini. 
sumber foto:www.beritadaerah.com

Disini anda dapat menyaksikan kera-kera yang lucu nan jenaka namun juga sedikit nakal. Selain melihat monyet anda juga bisa melihat pekuburan para leluhur masyarakat Bali beserta bangunan pura yang kental akan arsitektur Balinya. Dan bila tepat waktu, anda dapat sesekali menyaksikan lengkap dengan upacara di pura (odalan) maupun upacara pembakaran mayat (ngaben).

Wenara Wana juga disebut Hutan Monyet Ubud yang juga merupakan sebuah cagar alam dan kompleks candi yang di dalamnya terdapat lebih kurang 340 kera berekor panjang. Kera –kera itu terdiri dari 32 jantan dewasa, 19 jantan muda, 77 betina dewasa, 122 remaja, dan 54 ekor bayi kera. Disana juga ada sedikitnya empat kelompok monyet yang menempati lokasi berbeda di taman tersebut.

Masih di Bali, selain di Wenara Wana ada juga Hutan Wisata Sangeh yang terletak kurang lebih 20 Km ke arah kota Denpasar, desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Di sana anda akan menemui hutan seluas kurang lebih 6 hektar dengan pohon-pohonnya yang tinggi menjulang di tepi jalan raya. Pohon-pohon yang tumbuh di hutan ini bisa mencapai ketinggian 40 meter dan telah berusian ratusan tahun. Hutan ini juga sebagai tempat habitat alami monyet-monyet yang mendiami wilayah ini.

Monyet-monyet bebas berkeliaran di sana tanpa takut terganggu oleh aktivitas manusia di sekitarnya. Suasana ini bener-bener memberikan pengalaman serasa berada di alam liar, sekaligus melupakan sebenarnya anda berada di suatu objek wisata. Di dalam hutan hijau yang sejuk ini anda juga dapat menemukan komplek pura kecil yang diselimuti lumut hijau, tersembunyi di sela-sela pepohonan yang tumbuh tinggi menjulang yang disebut Pura Bukit Sari. Pura yang terletak di tengah-tengah kawasan Hutan Sangeh ini dan sangat dikeramatkan oleh masyarakat Desa Adat Sangeh. (berbagai sumber)

Selasa, 15 Mei 2012

Dari Sabang sampai Merauke Terbentang Gua Jepang bag II

Sambungan tulisan di bawah, sekarang beranjak ke tengah pulau Jawa tepatnya di daerah Yogyakarta di sana bersemayamlah Gua Jepang. Namanya masih tetap yaitu gua Jepang yang terletak Kaliurang, Sleman. Gua ini berada di ketinggian bukit jadi apabila ingin kesana harus siapkan stamina dan tenaga yang cukup untuk mendaki sejauh 1 kilometer untuk menemukan gua-gua itu. Untuk ke Gua Jepang Kaliurang, kita membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari kota Jogja

sumber foto:www.fhetanblog.wordpress.com
Menanjaknya rute tak jadi soal karena udara yang dingin membuat rasa lelah menjadi sedikit berkurang, apalagi ditambah dengan  pemandangan alam Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gardu Pandang, suasana kota Yogyakarta dan yang lainnya.

Gua ini sama seperti Gua Jepang lainnya yang merupakan sisa-sisa dari masa penjajahan Jepang yang dibangun dengan menggunakan tenaga rakyat Indonesia yang dipekerjakan paksa oleh Jepang. Ceritanya pada zaman dahulu selain digunakan oleh Jepang, tentara Belanda pernah juga memakai goa ini sebagai tempat tinggal mereka.

Sekarang tinggalkan Jawa Tengah dan menuju Jawa Timur, disana ada sebuah Gua yang bernama Gua Jepang Bandealit yang terletak di ketinggian 200 m. Jarak nya sih cukup jauh yaitu sekitar 60 km arah selatan kota Jember. Gua Jepang ini merupakan ini salah satu saksi sejarah di tempat ini ( Taman Nasional Baluran ) pernah terjadi pertempuran sengit antara tentara republik Indonesia dengan tentara republik Jepang.

Lantaran tak seimbang kekuatannya banyak tentara republik Indonesia yang gugur sehingga tempat ini disebut Batangan. Gua Jepang ini memiliki luas sekitar 12 m2 ini terbagi atas 2 ruangan. Ruangan bagian utara yang dipergunakan sebagai tempat menyimpan amunisi, sedangkan ruangan bagian selatan berfungsi sebagai celah pengintai musuh

Nah, di depan gua ini juga terdapat tumpukan batu yang merupakan perlindungan saat penyerangan musuh, jikalau musuh mau memasuki Teluk Bandealit. Keadaannya masih tersusun rapi. dari Goa Jepang Teluk Bandealit dapat terlihat secara keseluruhan.

Masih di timur Indonesia, Goa Jepang juga ada di Bali tepatnya di daerah Klungkung. Mau kesana cukup berkendara  lebih kurang 6 km dari arah barat Kota Semarapura dan memerlukan waktu kurang lebih 80 menit perjalanan dari Bandara Ngurah Rai. Bagaimana kalau dari arah Denpasar? Ya berkendara lah kira-kira 43 km jarak tempuh perjalanan dari kota itu

sumber foto:www.paketbalimurah.files.wordpress.com
 Goa ini sendiri terdiri atas 16 buah lubang dengan kedalaman 4 meter, dua diantaranya tidak berhubungan satu dengan yang lainnya, yaitu satu buah terletak di ujung selatan dan satu lagi diujung sebelah utara, sedangkan yang lainnya berhubung-hubungan dan dihubungkan oleh sebuah gang memanjang arah Utara Selatan.

Setali tiga keping dengan gua-gua di atas, gua ini juga dibangun oleh tentara Jepang untuk mempertahankan diri dari serangan tentara sekutu pada masa pendudukan Jepang. Goa semacam ini, tetapi hanya terdiri atas sebuah lubang yang besar juga terdapat di Desa Suana Kecamatan Nusa Penida yang dimaksudkan untuk tempat pengintaian lalu lintas laut di Selat lombok. (berbagai sumber)

Rabu, 25 April 2012

Melongok Air Terjun Jagasatru

Bali oh bali, bagi anda yang  ingin menemukan surga di dunia datanglah ke pulau dewata ini. Ok anda mungkin sudah pernah ke Bali dan merasakan eksotisme alam wisatanya, namun siapa sangka naga-naganya Bali ternyata  mempunyai sebuah air terjun yang cantik yang masih tersembunyi dalam belantara Karangasem, Buleleng.
foto:ww.bali.panduanwisata.com

Adalah Air Terjun Jagasatru, sebuah air terjun yang masih alami yang memiliki ketinggian cukup tinggi juga yaitu sekitar 40 meter.  Keberadaannya diapit oleh dua tebing yang curam yang dijejali oleh tetumbuhan yang besar. Memang objek wisata ini kurang populer dibanding dengan objek wisata lainnya di Buleleng. Namun akankah anda rela mengorbankan kecanduan travelling anda untuk tidak singgah dan merasakan keindahannya? Tentu saja tidak buka.

            Nah, bagaimana cara menjangkaunya air terjun ini? Pertama kali  anda harus pergi terlebih dahulu ke dusun Pateh Desa Duda Timur Kecamatan Selat, Karangasem. Sesampainya disana, Anda harus melewati jalanan bukit yang cukup terjal sekitar 1 Km. Jangan lupa berhati-hati agar tidak terpelesat dan jatuh ke tanah. Kerasnya rintangan akan terbayarkan jikalau anda sudah sampai ke titik tujuan.

            Spot yang ada di Jagasatru mirip dengan keindahan Air Terjun Git-Git yang tingginya hampir sama dengan air terjun ini. Akan tetapi, menurut warga sekitar Air Terjun Jagasatru memiliki aura spiritual yang kuat dan menganggap kawasan air terjun ini lebih cocok apabila dikembangkan menjadi objek wisata spiritual. Sehingga nantinya selain bisa menyaksikan keindahan alam di Jagasatru, juga bisa sekalian bersemedi atau meditasi sekaligus mendekatkan diri kepada alam.(berbagai sumber)

Copyright © ID Blog Kamu

Canvas By: Fauzi Blog, Responsive By: Muslim Blog, Seo By: Habib Blog