ID Blog Kamu: jawa tengah

Tampilkan postingan dengan label jawa tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jawa tengah. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 September 2012

Monumen Jenderal Sudirman di Beberapa Kota Indonesia

Siapa yang tidak mengenal pahlawan nasional yang satu ini, ya Jenderal Sudirman. Serpak terjangnya di era perang kemerdekaan tak mungkin disangsikan lagi. Panglima dan Jenderal Republik Indonesia yang pertama sekaligus termuda ini, berhasil melawan pasukan Inggris dan NICA dalam perang besarnya, Palagan Ambarawa. Belum lagi saat Agresi Militer ke-2, Jenderal Sudirman dalam keadan sakitnya masih terus melangsungkan perang dengan cara bergerilya, pindah dari satu hutan ke hutan lainnya.

Kini untuk mengenang jasa-jasanya banyak di kota-kota di Indonesia, selain mempunyai jalan raya yang dinamakan Jalan Jenderal Sudirman,  juga berdiri monumen Jenderal Sudirman. Nah dimana sajakah itu? mari kita melongok satu persatu
sumber foto: www.dwi-x.blogspot.com
1. Monumen Jenderal Soedirman, Surabaya
Monumen Jenderal Sudirman di Surabaya terletak di  Jalan satu utama yang selalu sibuk setiap harinya, yaitu jalan Yos Sudarso. Monumen ini didedikasikan untuk semua masyarakat Jawa Timur yang di gagas oleh Letnan Jenderal M. Yasin sebagai Komandan VII Brawijaya pada saat itu. Di bawah patung juga ada pahatan dari beberapa kata dari Panglima Jenderal Soedirman yang menunjukan semangat untuk terus berjuang, mempertahankan tanah air, tidak pernah menyerah dan selalu berjuang bagi bangsa dan negara.
sumber foto: www.vaquitabandpurwokertopamijen.blogspot.com
2. Monumen Jenderal Soedirman, Purwokerto
Monumen Jenderal Soedirman di Purwokerto berada di pintu masuk kota ini dari arah barat tepatnya di sebelah timur Sungai Logawa di Jalan Dr. Soeparno 24 Purwokerto. Monumen ini terdiri dari dua lantai. Pada lantai bawah berisi foto-foto perjuangan Panglima Besar yang berasal dari Cilacap (tetangga Banyumas) ini dalam merebut Yogyakarta kembali sebagai ibukota Indonesia (pada saat itu) dari kolonial Belanda. Sedangkan pada lantai dua berisi relief sejarah bangsa Indonesia dalam Perang Kemerdekaan 19.  Patung Jenderal Soedirman sedang duduk di atas punggung kuda yang terbuat dari perunggu seberat 5,5 ton dengan tinggi 4,5 meter.
sumber foto: www.kotaperwira.com
3. Monumen Jenderal Soedirman, Purbalingga
Panglima Besar Jendral Soedirman ini berada di dukuh Rembang desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga. Monumen dibangun pada tanggal 6 Februari 1976, oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada masa Bupati Goentoer Darjono,sebagai “tetenger” sekaligus sebagai penghargaan atas jasa-jasa perjuangan beliau menegakkan kemerdekaan NKRI.
sumber foto: www.eril-extrada.blogspot.com
4. Monumen Jenderal Soedirman, Nganjuk
Monumen terletak di desa Bajulan, kec. Loceret arah selatan kota Nganjuk, Monumen  didirikan sebagai tanda bahwa di desa Bajulan pernah disinggahi Panglima Besar Jendral Soedirman selama 9 hari dalam rute perjalanannya memimpin perang gerilya melawan Belanda pada tahun 1949. 3 km dari monumen ke arah selatan terdapat padepokan yang sekarang dijadikan museum, juga tempat wudlu, tempat perundingan, serta tempat shalat yang pernah dipakai Jenderal Sudirman selama tinggal di desa Bajulan.

5. Monumen Jenderal Sudirman, Gunung Kidul, Yogyakarta
Monumen ini berlokasi di kawasan Gua Pindul, Bejiharjo, Gunung Kidul, Yogyakarta dan menyimpan sejarah perlawanan Jenderal Sudirman dalam perang kemerdekaan. Asal muasal pembangunan monumen itu. 'Peringatan 10 Maret 1949, Markas Komando Pemerintahan Militer Kabupaten Gunungkidul, Yang terletak di Desa Gelaran diserbu dan dibakar oleh tentara Kolonial Belanda. Lokasi monumen ini dekat sekali dengan objek wisata Gua Pindul.  Objek wisata Gua Pindul merupakan salah satu gua yang dialiri sungai bawah tanah. Keajaiban alam di Gua Pindul ini memang banyak memikat wisatawan. (berbagai sumber)

Minggu, 09 September 2012

Perhatian! Taman Lansia ada di mana-mana

Dilihat dari namanya mungkin pikiran kita langsung tertuju kepada orang tua yang telah lanjut usia. Yup, ada benarnya juga, seperti Monumen Jenderal Sudirman yang banyak berdiri di beberapa kota di Indonesia, Taman Lansia pun demikian. Di beberapa kota terdapat taman yang menggunakan nama yang sama, yaitu Taman Lansia atau Taman Lanjut Usia.

Taman ini mempunyai beragam fungsi bagi mereka yang ingin sekedar refreshing atau bersenang-senang. Dan uniknya, memang taman ini bernama taman lansia tetapi apalah arti sebuah nama, karena banyak pemuda-pemudi yang suka berkunjung ke taman ini, selain para lansia tentu saja.
sumber: www.santiago-yasir.blogspot.com
1. Taman Lansia di Bandung
Taman Lansia berada di sebelah kanan Gedung Sate. Taman Lansia ini menjadi semacam sarana bagi mereka ingin melepas lelah sekaligus kepenatan. Refresing segar ditemani semilir angin sepoi sungguh mengasyikkan, terlebih lagi jika dilakukan bersama keluarga atau handai taulan  saat hari sabtu, minggu atau hari libur lainnya.

Lapar disana tak perlu kuatir, di sekitaran Taman Lansia berdiri cafe-cafe beragam pangana yang siap mengisi perut Anda. Nah, bagi yang ingin berkuda sambil berkeliling taman, di sekitar taman terdapat banyak sekali penyewaan kuda. Bagi anak kecil dapat didampingi oleh sang pemilik kuda, atau bagi yang sudah berani berkuda sendiri dapat melakukannya tanpa didampingi sang pemilik kuda. Bagi keluarga yang ingin beramai-ramai menikmati taman dapat menyewa dokar.

2.Taman Lansia di Surabaya
Taman Lansia ini fungsinya tak jauh berbeda dengan Taman Lansia di Bandung, yaitu sebagai tempat hangout sekaligus rekreasi bagi warga kota. Taman ini  memang dimanfaatkan sebagai taman alternatif untuk semua orang tak terkecuali para lanjut usia.

Dengan luasnya yang mencapai 2000 m2 eks SPBU Kalimantan ini di sela warna warni tanaman  tersedia track khusus di buat untuk kenyaman kusi roda para lansia. Selain itu ada pula tempat duduk untuk penghantar saat menemani para lansia menikmati suasana kota di pagi atau sore hari.
sumber foto:www.prasetyowijaya.blogspot.com
Taman Lansia juga dihiasi oleh puluhan jenis bunga dan tanaman berwarna-warni, seperti, pandanus, teh-tehan, zisigium, erva merah, telo-teloan, rumput gajah, rumput jepang, andong merah, pandanwangi, cendrawasih, pakis boston, keindahan tanaman berbaur dengan air yang segar dan air mancur.

3.Taman Lansia di Magelang
Taman Lansia ini berada di  timur Jalan A. Yani, atau tepatnya di depan Kompleks Perumahan Militer. Taman seluas 3.800 m2 ini menjadi tamannya para lansia. Taman ini dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas seperti lantai pedestrian untuk refleksi yang dilengkapi dengan pegangan tangan, kursi taman yang nyaman serta tak ketinggalan penanaman warna-warni bunga dan pohon perindang sebagai penambah keindahan taman.

Adanya Taman Lansia ini merupakan ambisi Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota berupaya untuk menata taman yang sudah ada selaijn juga untuk  memberdayakan lahan-lahan yang masih ‘nganggur’ alias belum dimanfaatkan secara optimal. Upaya ini tak lepas dari kebutuhan masyarakat akan tersedianya ruang publik yang nyaman untuk bersantai dan bersosialisasi. Hal pendorong ini lah yang mendorong Taman Lansia tercipta. (berbagai usmber)

Selasa, 28 Agustus 2012

Pantai-Pantai Berpasir Hitam di Indonesia


Pastilah banyak dari anda pernah pergi ke pantai, yup pantai memang sebuah tempat yang tempat asik untuk bersenang-senang dan melepaskan segala macam kepenatan. Di pantai, anda bisa berlari-lari sebebas mungkin menyusuri bibir-bibirnya, bercengkrama riang gembira menghabiskan waktu, atau sekedar menikmati angin sepoi sekaligus mendengarkan deburan ombak yang mengulung-gulung sambil merebahkan badan.
      Pantai bukanlah sekedar pantai saja dan pantai di Indonesia ini ternyata mempunyai banyak keunikannya, salah satunya adalah warna pasirnya itu sendiri. Ada Pantai Pink di Pulau Komodo, ada juga ibeberapa pantai di negeri ini mempunyai pantai yang berpasir hitam tidak seperti pantai-pantai lainnya yang biasanya berwarna putih. Nah,  berbagai informasi yang ada berikut ini daftrar pantai-pantai berpasir hitan yang ada di Indonesia:

1.Pantai Jonggring Saloko
Pantai ini terletak di desa Mentaraman, Malang, Jawa Timur. Di sekitaran pantai ini ada dua tempat yang cukup menarik, yaitu "Ngebros" adalah suatu tempat yang terdapat karang yang terdapat lubang besar, yang mana ketika ombak besar menghantamnya akan terjadi semburan air laut yang tinggi ke angkasa. Dan tentu yang kedua adalah pantainya yang berwarna hitam, hamparan pasir sepanjang pantai yang berwarna hitam pekat akan anda jumpai. Berada di genggaman tangan pasirnya pun terasa halus lembut. Anda harus berpikir dua kali untuk bereng di pantai ini karena ombak di pantai ini cukup besar.
sumber foto: www.jolodongasad.blogspot.com
2. Pantai Purwahamba Indah, Tegal
Sama seperti pantai Pantai Jongring Saloka yang mempunyai tesktur pasir yang halus, Pantai Purwahamba Indah ini juga sama memiliki pasir hitam yang halus. Tak percaya?, bukalah alas kaki  dan rasakan sendiri sensasinya. Kontur pantai yang landai juga menambah kenyamanan saat Anda menghabiskan waktu di tepian pantainya.
sumber foto: www.1001malam.com
Anda bisa merebahkan diri di atas pasir sambil menikmati lautan luas di depan mata. Ombaknya pun cukup tenang, sehingga memberikan rasa nyaman. Pantai Purwahamba Indah ini memang menjadi pilihan yang yang tepat untuk beristirahat sekaligus berwisata di Tegal.
Bagaimana cara kesana? untuk menuju ke pantai ini caranya cukup mudah karena letaknya cukup strategis dan berada di jalur Tegal-Pemalang atau jalur pantura (pantai utara). Bagi Anda yang melintasi jalur tersebut, pantai ini persis terletak di pinggir jalan.
Di Tegal ini ada dua pantai yang dapat dikunjungi, yaitu Pantai Alam Indah dan Pantai Purwahamba Indah. Bedanya, pasir hitam di Purwahamba Indah lebih halus dari pasir hitam di Pantai Alam Indah. Bagi Anda pecinta pantai, tempat ini wajib untuk didatangi.

3.Pantai Lembeng, Bali
Bali tak mau kalah dengan dua pantai di atas yang memiliki pantai pasir hitam. Adalah pantai Lembeng yang terletak Desa Lembeng,  Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali yang juga mempunyai pasir yang berwarna hitam. 
sumber foto:citysnapshots.blogspot.com
Pasirnya yang hitam dengan gelombang yang cukup tinggi membuat pikiran anda tenang dari berbagai problematika hidup yang membelit. Keadaannya yang masih asri dan alami membuat privasi Anda benar-benar akan terjaga. Pantai ini sangat penting  apabila dimasukkan dalam daftar lokasi yang mesti dikunjungi di Bali karena disini anda bisa melakukan beberapa kegiatan seperti memancing, bersantai, surfing, berjemur, menikmati sunset.
Ingin kesana? Anda harus mengabiskan waktu kurang lebih 50 menit perjalanan untuk sampai ke Pantai Lembeng dari Bandara Ngurah Rai dan kira-kira 30 menit dari Kota Denpasar bila menggunakan kendaraan bermotor.

4.Pantai Anoe Itam, Aceh
sumber foto:www.mehdia-multimehdia.blogspot.com
Di bawah naungan pohon-pohon dipinggiran bibir pantai, Pantai Anoe Itam siap menawarkan rasa kenyamanan yang tiada taranya. Pantai ini adalah satu-satunya pantai berpasir hitam di Aceh. Dengan bentuknya yang landai pantai seperti ini tidak cocok untuk penikmat selancar (surfer), melainkan cocok bagi yang ingin bersantai-santai saja bersama teman-teman atau keluarga. Tetapi jika anda suka snorkling, layaknya dicoba melakukan aktivitas itu disini. Air lautnya cukup jernih dan karang-karangnya banyak didiami oleh beraneka ragam jenis ikan.
Bagaimana caranya kesana? Pantai Anoe Itam (pasir hitam) ini tidak begitu jauh dari pusat kota Sabang. Dengan melewati jalan yang berkelok-kelok dengan pemandangan perbukitan dan bertanya kepada penduduk sekitar apabila takut tersesat mungkin pilihan yang bijak.
Sebelum sampai ke pantai,  disebelah sisi kanan Anda akan menjumpai salah satu peninggalan sejarah, yaitu (bungker) Jepang. ada baiknya Anda berkunjung ke benteng Jepang ini, karena dari atas benteng sana pemandangan sungguh luar biasa dan termasuk melihat gumpalan pasir hitam disebelah sisi laut. Selain itu, Anda juga bisa menemukan meriam peninggalan Jepang dan berbagai bilik-bilik benteng yang sengaja dibuat pada masa itu.(berbagai sumber)

Selasa, 07 Agustus 2012

Tiga Bedug Ukuran Jumbo di Indonesia

Tasbih berukuran raksasa ada, Al Quran terbesar pun juga ada, Nah bagaimana soal Bedug, adakah bedug berukuran jumbo di Indonesia. Jawabnya terang ada, Anda ingin melihat bedug-bedug berukuran jumbo di negeri ini gampang caranya! Anda tinggal mendatangi tiga kota dibawah ini  saja. Yang pertama kota Purworejo tepatnya di  Masjid Agung Darul Muttaqin, kedua di Jakarta Islamic Centre (JIC), Jakarta dan yang ketiga di Masjid Agung Kota Tasikmalaya

1.Bedug Masjid Agung Darul Muttaqin
Kota Purworejo mempunyai bedug raksasa yangg bernama Bedug Kyai Bagelan dan konon kabarnya merupakan bedug berukuran paling besar di dunia. Bedug yang merupakan peninggalan masa syiar islam pada abad XIX d ini terbuat dari bongkot (pangkal) pohon jati berumur ratusan tahun yang berasal dari Dusun Pendawa, Kecamatan Purwodadi. 
foto: www.revienspurworejo.com
         Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat,  pohon jati yang digunakan sebagai bahan bakunya itu  mempunyai cabang lima dengan ukuran yang cukup besar hingga bahkan tidak cukup dirangkul tiga orang sekaligus. Maka, tak heran kalau Bedug tersebut juga dikenal sebagai Bedug Pendawa.
           Soal ukurannya yang jumbo, bedug ini memiliki panjang 292 cm dengan garis tengah depan 194 cm, garis tengah belakang 180 cm, keliling bagian depan 601 cm dan keliling bagian belakang 564 cm.kulit beduk terbuat dari kulit banteng. Namun, karena sempat rusak, akhirnya diganti dengan kulit sapi. Beduk ini memerlukan paku sebanyak 120 buah untuk di bagian depan dan 98 buah untuk di bagian belakang.Pada hari raya keagamaan, Beduk Pendowo pun dibunyikan.

2.Bedug Jakarta Islamic Center
Selain bedug di Purworejo, yang kedua bedug raksasa juga dapat dijumpai di Jakarta Islamic Center (JIC) di Jakarta. Bedug yang didatangkan dari Jepara, Jawa Tengah ini memiliki panjang 3 meter dan memiliki diameter 2.10 meter ini.
         Bedugnya sendiri memiliki desain yang unik karen  berdasarkan ornament masjid JIC dan memiliki makna yang berkaitan dengan islam dalam setiap detail desainnya. Salah satu maknanya adalah paku yang berbentuk logo JIC dan jumlah ornament sebanyak 114 buah yang menunjukkan jumlah surat dalam Al-Qur’an. Jumlah ini sama dengan asmaul husna (sifat-sifat Allah yang baik).
          Bedug ini terdiri atas tiga komponen yaitu bedug, rumah bedug dan kentongan yang kesemuanya terbuat dari kayu jati dan nangka. Selain itu plafon rumah bedug yang ditutup dengan 40 lembar kayu jati, menunjukkan umur Rasulullah ketika pertama kali mendapatkan wahyu. Bedug ini berada di kiri mimbar Masjid JIC dan  digunakan setiap pelaksanaan shalat Jumat dan perayaan hari besar Islam.

3.Bedug Masjid Agung Kota
Bedug besar ketiga ada di kota Tasikmalaya, Jawa Barat tepatnya di bagian depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Adalah Beduk Kia Ijo namanya, yang  mempunyai diameter 2,02 meter, panjang empat meter, dan tinggi dua meter. Berat bedug ini sekitar satu ton dan pernah tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri).
         Bedug ini merupakan sumbangan dari perusahaan swasta. Sejak 2006, beduk ini sering mengikuti pawai beduk. Setiap bulan Puasa, Kiai Ijo selalu dibawa untuk parade beduk keliling seluruh Indonesia. Bedug Kiai Ijo tidak pernah dipakai dalam kegiatan sehari-hari, dan cenderung menjadi hiasan masjid karena masjid ini sudah memiliki beduk lain yang berukuran lebih kecil. Beduk kecil itulah yang biasa dipakai untuk kegiatan sehari-hari.
        Berbeda dengan bedug di JIC yang berbahan baku kayu jati dan nangka, bedug di masjid ini terbuat dari kayu bingkerey, jenis kayu yang sangat kuat dankeras. Nah, untuk kulit bedugnya berasal dari kulit kerbau yang didatangkan secara khusus dari Banten.
         Untuk menabuh Kiai Ijo, bisa dilakukan oleh empat orang sekaligus dan perlu kekuatan yang penuh. "Beduk ini kalau ditabuh dapat mengeluarkan bunyi yangsangat mantap, bernada rendah sekali tetapi terdengar sangat agung. (berbagai sumber)

Copyright © ID Blog Kamu

Canvas By: Fauzi Blog, Responsive By: Muslim Blog, Seo By: Habib Blog