ID Blog Kamu: buaya

Tampilkan postingan dengan label buaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 September 2012

Ekowisata Lagi di Penangkaran Buaya

Tidak hanya di Teritip Balikpapan dan Medan saja penangkaran buaya yang dijadikan tempat wisata itu berada. Di daerah Subang, Serang, bahkan yang dekat dengan Jakarta yaitu Cikarang terdapat juga tempat penangkaran buaya. Tanpa panjang lebar mari kita lihat satu persatu seperti apa ketiga tempat tersebut.

1.Wana Wisata Buaya Blanakan Subang
Obyek wisata dengan lahan seluas 1,5 ha yang berada di  wilayah Hutan Tegaltangkil ini dihuni kurang lebih 300-an ekor buaya muara jantan dan betina dengan habitat lengkap menyerupai dengan habitat aslinya di sana.

Penangkaran buaya yang telah berdiri puluhan tahun ini terdiri atas beberapa bagian, yaitu kolam utama, kolam pembesaran bayi buaya, kolam pembesaran untuk buaya usia 3-6 tahun, kolam buaya usia di atas 6 tahun dan kolam untuk perkawinan.

sumber foto: www.deeadewie.files.wordpress.com
Fasilitas dan Atraksi
Untuk fasilitas dan atraksinya tidak berbeda dengan tempat penangkaran buaya lainnya. Atraksi dipertunjukkan oleh pengelola tempat ini berupa  suguhan atraksi buaya asal Kalimantan bernama Jack dan Baron dari atas balkon, saat menyantap bebek  yang diberikan oleh pihak pengelola melalui pawang yang sudah terlatih. 

Buaya-buaya yang turut serta dalam atraksi di kolam utama itu, termasuk Jack dan Baron adalah buaya yang sudah berumur tua dan menjadi indukan bagi anak-anak buaya selama tempat penangkaran ini berdiri.

Di sana tidak hanya ada kolam-kolam yang berisi buaya saja, tetapi juga tersedia tempat makan yang dapat mengisi perut anda di kala rasa lapar mulai memanggil setelah Anda berkeliling melihat buaya-buaya. Anda dapat menyantap aneka hidangan khas Blanakan seperti Ikan Bakar Etong, cumi dan kepiting  di restoran-restoran yang berdiri di sekitar tempat penangkaran.  

Berhubung lokasi penangkaran buaya ini dekat dengan laut, anda pun dapat menyusuri pesisir laut Blanakan sampai dengan Patimban dengan menggunakan jasa penyewaan kapal boat yang telah disediakan di sana. Selain itu waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini adalah pada Oktober-November karena pada bulan tersebut biasanya masyarakat setempat mengadakan pesta laut.

sumber foto: www.shinefikri-fisabilillah.blogspot.com
Lokasi
Lokasi penangkaran buaya ini berada di wilayah Kab. Subang bagian utara, tepatnya di jalur Pantura. Waktu tempuh dari kota Subang sekitar 60 menit, dari Bandung sekitar 2,5 jam dan dari Jakarta via Pantura sekitar 3 jam.

Tarif masuk ke tempat ini cukup murah yaitu tak lebih dari Rp.15.000, plus tiket berwisata ke Hutan Manggrove yang tak jauh dari lokasi penangkaran.





2. Taman Buaya Cikarang atau Taman  Buaya Indonesia Jaya
Berbeda dengan taman buaya Blanakan yang hanya dihuni 300-an ekor buaya saja, jumlah taman buaya di Cikarang ini dihuni lebih banyak yaitu kurang lebih 500-an ekor buaya. Dilihat dari banyaknya jumlah buaya yang ada di tempat ini menjadikan Taman Buaya Cikarang menjadi salah satu penangkaran terbesar selain tempat penangkaran buaya di Medan

Koleksi buaya di taman buaya ini kebanyakan adalah Buaya yang berasal dari Sumatera. Selain itu juga ada pula buaya Albino, Buaya Buntung, Buaya Muara, Buaya Irian, Buaya air payau dari Kalimantan, dan yang lain-lainnya.

Di sini Anda dapat melihat-lihat buaya dalam jarak yang dekat dan hanya disekat oleh pagar yang tingginya hanya sekitar 1.5 meter dengan jarak 1 meter dari kandang.

Fasilitas dan Atraksi
sumber foto: www.daengbattala.com
Tak lengkap memang jika di tempat penangkaran buaya tidak menyuguhkan berbagai macam atraksi dan fasilitas. Pun di tempat ini juga dilengkapi dengan itu, taman buaya ini melengkapinya dengan taman bermain untuk anak-anak, sarana untuk bersantai dan tak ketinggalan panggung hiburan.

Panggung hiburan ini pada hari-hari tertentu misalnya hari minggu atau hari libur, dipertunjukan atraksi pawang yang bermain-main dengan buaya. Jadi ada baiknya jika anda berkunjung pada hari minggu atau hari libur.


Lokasi
Taman buaya ini berada di Desa Suka Ragam, Serang, Kabupaten Bekasi dan Ingin menuju ke sana jika anda dari Jakarta, masuk ke tol Cikampek dan keluar di pintu tol Cikarang Barat. Belok ke kanan ke arah Cibarusah.  kurang lebih 11 Km, taman buaya ini adanya sebelah kanan jalan.

Untuk tiket masuk Taman Buaya Indonesia Jaya ini untuk dewasa sebesar Rp 12.000 dan untuk anak-anak Rp 6.000. Sedangkan bagi anak-anak  yang usianya masih di bawah 3 tahun, gratis untuk masuk ke taman. (berbagi sumber)

Senin, 17 September 2012

Ekowisata di Penangkaran Buaya

Merangsang  adrenalin agar memuncak tidak harus selamanya menguras keringat dengan berbagai macam aktivitas, seperti panjat tebing,  diving atau yang lainnya. Ada kalanya adrenalin juga dapat dibangkitkan di saat kita melihat sesuatu yang liar, seram sekaligus buas atau pun yang merangsang bulu kuduk untuk berdiri, ya contohnya melihat buaya-buaya yang ditangkarkan.

Mungkin di benak anda bertanya, apa menarik dan asiknya melihat buaya-buaya, bukankah itu cukup membosankan, adrenalin? bagaimana bisa dibangkitkan? memang binatang karnivora yang sebagian besarnya hidup di rawa-rawa dan sungai ini sekilas pasif dan hanya berdiam diri saja di dalam air atau pinggiran kolam penangkaran. Namun siapa sangka, dibalik sikapnya yang cenderung “pendiam” itu mereka dapat bergerak agresif jika perutnya sedang keroncongan alias lapar.
sumber foto: www.desibucket.com
Di beberapa tempat wisata penangkaran buaya tak jarang menawarkan fasilitas memberi makan  para buaya-buaya itu kepada anda dan anda pun dapat melihat buaya-buaya itu saling bergulingan atau berebut dengan liarnya demi sebongkah daging atau seekor ayam untuk memuaskan rasa laparnya.   
Selain itu buaya di tempat penangkaran berbeda dengan buaya yang biasa anda temukan di kebun binatang. Perbedaan itu jelas terlihat dari banyaknya jumlah buaya-buaya itu ada karena biasauya di tempat penangkaran jumlah buayanya terbilang lebih banyak bahkan sampai ada yang ribuan. Bayangkan jika anda dapat melihat jumlah buaya yang sedemikian banyaknya, suatu hal yang berbeda bukan? Nah, sekarang dimana sajakah kita dapat melihat buaya-buaya itu ditangkarkan dengan cara yang aman pastinya.

1.Penangkaran Buaya Teritip Balikpapan
Menempati lahan seluas 5 hektar di desa Tritip, Balikpapan, di tempat penangkaran ini anda dapat menemukan berbagai ribuan buaya dari yang ukuran paling kecil sampai yang paling besar. Buaya-buaya itu berada di puluhan kandang yang diklasifikasikan dalam empat jenis, yaitu kandang anak buaya, kandang untuk buaya muda, kandang dewasa, dan kandang untuk menimbang berat badan buaya.

sumber foto: www.surgaparawisata.blogspot.com
Rata-rata buaya yang ada di tempat penangkarang ini adalah buaya berjenis buaya muara. Selain itu terdapat pula Buaya Air Tawar (Crocodylus Siamensis) dan Buaya Supit (Tomistoma segelly). Ingin mengetahui seluk beluk kehidupan atau jenis buaya-buaya disini, tingal tanyakan saja ke pemandu setempat yang akan menjelaskan kepada anda tentang kehidupan buaya mulai telur sampai berkembang menjadi buaya dewasa.

Fasilitas dan Atraksi
Atraksi yang ditawarkan oleh penangkaran yang telah beroperasi tahun 1991 ini adalah atraksi memberi makan buaya-buaya. Cukup merogoh kantong Rp 10.000 untuk membeli seekor ayam hidup dan anda akan memberi makan langsung kepada buaya-buaya itu.  Tak cukup memberi satu, anda pun dapat membeli lagi ayam-ayam hidup tersebut.
Tak hanya itu, sajian bercita rasa buaya juga di sajikan di restoran-restoran yang banyak berdiri di sekitar areal tersebut. Anda dapat mencicipi sate rasa buaya, abon, dan kerupuk yang terbuat dari daging buaya. Ada juga obat kuat yang terbuat dari tangkur dan pil empedu. Selain itu, Anda bisa menemukan banyak kerajinan dan aksesoris dari kulit buaya, seperti tas, dompet, ikat pinggang, dan lain-lain.

Lokasi
Penangkaran Buaya Balikpapan berlokasi di Desa Teritip, Balikpapan, Kalimantan Timur. Jaraknya  sekitar 27 kilometer dari pusat kota  dan bisa ditempuh  30 menit menggunakan mobil, serta hanya 20 menit dari Bandara Sepinggan. Taksi bandara, maupun angkutan kota,  dapat mengantarkan ke sana setiap saat
Objek wisata ini di saat weekend maupun hari libur nasional banyak dikunjungi oleh pengunjung dari berbagai kota di sekitar Balikpapan. Tak hanya itu turis mancanegara pun tak segan mengunjungi objek wisata ini

2. Penangkaran Buaya Medan
Dengan jumlah buaya yang mencapai kurang lebih 2800 ekor, penangkaran buaya di Medan ini dikatakan sebagai penangkaran buaya salah satu yang paling besar di Asia. Luasnya mencapai satu hektar dengan 78 bak penangkaran yang  dihuni oleh beragam jenis buaya dengan umurnya masing-masing.
sumberf foto:www.efenerr.wordpress.com
Tempat penangkaran ini dikelola di dalam rumah penduduk biasa yang cukup sederhana sebagaimana sederhananya rumah tangga Lo Than Muk bersama isterinya Lim Hiu Cu dengan dua anaknya Robert Lo (30) dan Robin (28).
Lo Than Muk, sang pemilik tempat penangkaran ini tidak pernah menyangka  penangkaran buayanya berkembang menjadi 2.800 ekor. Awalnya dia hanya iseng memelihara buaya kecil 12 ekor yang didapat dari sungai-sungai yang ada di Kota Medan. Dari situ kemudian buayanya terus berkembang biak dan akhirnya dia buka penangkaran 1959 dan sempat tenar sebelum tahun 1998 sebagai objek wisata andalan Kota Medan.

Fasilitas dan Atraksi
Sama seperti penangkaran buaya di Balikpapan, di  tempat ini cukup hanya merogoh Rp.30.000 untuk membeli pakan yang telah disiapkan oleh pemilik dan anda bisa memberi makan langsung ke buaya-buaya tersebut. Selain itu Anda pun dapat menikmati suasana pemberian makan buaya yang dilakukan satu kali dalam sehari pada pukul 17.00 WIB. Nah, jika anda berminat, anda pun dapat menyaksikan seorang pawang yang akan melakukan atraksi buaya bersama seekor kera dengan hanya membayar Rp.50.000

Lokasi
Penangkaran Buaya ini terletak di  Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang di Jalan Bunga Raya II Kota Medan, Sumatera Utara. Biaya masuknya cukup murah hanya Rp 5000 bagi orang dewasa dan Rp 3000 bagi anak-anak. (berbagai sumber)

Copyright © ID Blog Kamu

Canvas By: Fauzi Blog, Responsive By: Muslim Blog, Seo By: Habib Blog