ID Blog Kamu: NTB

Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 September 2012

Satu tahun lebih muda di Air Terjun Benang Kelambu?

Mungkin jika benar air terjun di Lombok ini membuat orang menjadi lebih muda setahun, tak bisa dibayangkan berapa banyak orang-orang akan pergi ke sana dan mencobanya. Yah, sekali lagi namanya mitos terserah anda sekali lagi untuk mempercayainya.

Mitos ini bukanlah sesuatu yang aneh jikalau kita berbicara mengenai tempat-tempat wisata di Indonesia contohnya Kolam Narmada di Lombok, Air Terjun Tiu Kelep, Air Terjun Tirtosari dan air terjun lainnya  . Justru dengan hadirnya mitos tersebut seakan-akan menambah cerita tersendiri bagi tempat wisata itu selain keindahan alamnya tentu saja. 
sumber foto:www.uun-halimah.blogspot.com
Contohnya jika teman anda pergi ke suatu tempat tertentu yang belum pernah anda kunjungi sebelumnya, pastilah dia akan bercerita bercerita panjang lebar mengenai tempat itu. Tambah semangat jika teman anda sendiri belum pernah kesana. 

Mitos Setahun Lebih Muda
Ya, dalam kisahnya pun terkadang terselip cerita-cerita di luar dari apa yang ada dilihat oleh matanya, termasuk cerita mitos atau dongeng dari tempat yang dikujunginya. Reaksi anda sudah tentu pasti akan penasaran dibuatnya. Anda yang skeptis mungkin akan menyisihkan waktu di antara jam sibuk anda dan pergi kesana di saat weakend.

Kembali lagi ke Lombok, air terjun yang konon katanya dapat menambah setahun umur kita ini bernama Air Terjun Benang Kelambu yang berada di daerah Kabupaten Lombok Tengah bagian utara atau tepatnya di Dusun Pemotoh Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara

Aliran air terjun ini Air Terjun Benang Kelambu ini bersumber langsung dari sumber mata air Danau Segara Anakyang ada di Gunung Rinjani dan letak air terjun ada bagian atas hulu air terjun Benang Stokel. Air itu mengalir keluar dari sela-sela pohon dengan enam deret titik air yang terciurah dari atas bukit mirip dengan kelambu. 
sumber foto: www.indo-lokal.com/
Aliran air terjun yang  memiliki ketinggian 35 meter ini jatuh tidak langsung ke dasar, tetapi akan jatuh pada tingkatan kedua di bagian atas yang berupa sebuah kolam yang bentuknya dari lempengan batu cadas. Dan setelah itu aliran air ini melewati beberapa susunan lempengan batu tersebut barulah akhirnya aliran air ini jatuh mencapai kolam yang ada di dasar. 

Lokasi Air Terjun Benang Kelambu
Bagaimana caranya kesana? pertama anda harus ada di Lombok terlebih dahulu dan kota Mataram selanjutnya. Lokasinya dari kota Mataram Lombok Barat adalah sekitar 42 Km atau sekitar 25 Km dari kota Praya Lombok Tengah

Untuk menuju lokasi ini dari Mataram, anda  dapat menempuhnya dari kota Mataram selama 45 menit dengan menggunakan kendaraan melalui Narmada, Desa Pancar Dao, dan Pasar Teratak. Akses menuju lokasi dapat dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Setelah tiba di tempat parkir, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak di tengah hutan hingga tiba di lokasi. (berbagai sumber)

Senin, 24 September 2012

Festival Menangkap “Nyale” di Lombok

Lombok memang kaya akan kekayaan alamnya yang esksotis. Anda pastilah tahu Gili Trawangan bukan? ya sebuah destinasi wisata utama yang menawarkan sejuta sensasi di Lombok, mulai dari pesona keindahan alam bawah laut sampai dengan ombaknya yang  menggoda hati untuk segera berselancar ketika di sana.

Akan tetapi Lombok tak hanya dikenal dengan eksotisme keindahan alamnya saja, lantaran Lombok juga dikenal dengan pulau yang banyak menyelenggarakan berbagai macam festival yang didasarkan pada tradisi masyarakatnya. Sebut saja Festival Bau Nyale yang diselenggarakan setiap tanggal 20 bulan 10 dalam penanggalan Sasak atau lima hari setelah bulan purnama yang biasanya jatuh pada sekitar bulan Februari atau Maret.
sumber foto: www.lomboklovers.aforumfree.com
Festival ini diadakan tepat di 16 titik Pantai Selatan Lombok Tengah yang memanjang sejauh puluhan kilometer dari arah Timur hingga barat seperti di Pantai Kaliantan, Pantai Kuta atau Pantai Selong Belanak.

Festival Bau Nyale pada dasarnya adalah ritual menangkap cacing laut yang biasanya keluar di daerah pantai Kuta. Cacing-cacing yang berwarna hijau, coklat, oranye hingga merah itu akan keluar pada tengah malam hingga pagi hari ketika pesisir laut mulai surut. Nyale sendiri berasal dari nama sejenis cacing laut yang biasa hidup di dasar laut atau lubang-lubang batu karang. 
www.lomboklovers.aforumfree.com
Nah, biasanya sebelum perayaan inti dari festival biasanya digelar beberapa kesenian dan acara tradisional seperti  Betandak (berbalas pantun), Bejambik(pemberian cendera mata kepada kekasih) serta Belancara (pesiar dengan perahu. Tak ketinggalan digelar pula pementasan drama yang diangkat dari kisah Putri Mandalika.

Kisah Putri Mandalika
Tradisi Nyale erat kaitannya dengan Putri Mandalika, tetapi siapakah Putri Mandalika itu sebenarnya? Putri ini menurut cerita masyarakat setempat Nyale adalah jelmaan dari rambut Putri Mandalika. Putri Mandalika  adalah seorang putri cantik yang arif sekaligus bijaksana dari seorang raja yang pernah memerintah di Pulau Lombok.

Cantiknya putri itu memukau banyak pangeran dan banyak dair mereka ingin meminangnya.  Saking baiknya, tak ada satu pun pangeran yang ditolaknya  ketika datang untuk melamarnya. Namun hal ini jusru menimbulkan kekisruhan yang berujung pada peperangan di antara pangeran-pangeran itu karena antara satu dengan yang lainnya ingin memiliki dirinya. Kontan, Putri Mandalika pun berpikir bagaimana caranya mengatasi ini semua.

Hingga datanglah acara yang dihadiri oleh para pangeran-pangeran itu.  Dalam suatu kesempatan Putri berorasi di hadapan kerumunan “Wahai, Ayahanda dan Ibunda serta semua pangeran dan rakyat negeri Tonjang Beru yang aku cintai! Setelah aku pikirkan dengan matang, aku memutuskan bahwa diriku untuk kalian semua. Aku tidak dapat memilih satu di antara banyak pangeran. Diriku telah ditakdirkan menjadi Nyale yang dapat kalian nikmati bersama pada bulan dan tanggal saat munculnya Nyale di permukaan.”
 
Putri Mandalika pun memutuskan untuk menceburkan diri ke Pantai Selatan mengorbankan jiwa raganya agar peperangan itu tidak terjadi. Nah, setelah kejadian tersebut, setiap tahunnya munculah Nyale yang dipercaya sebagai jelmaan dari rambut Putri Mandalika.

Nyale kaya Protein
Setelah puncak festival Nyale digelar, warga yang berhasil mengangkap nyale kemudian mengkonsumsinya alias memasak nyale-nyale itu untuk dimakan bersama-sama. Menurut penelitian, Nyale yang ditangkap itu ternyata baik dikonsumsi oleh manusia karena kaya akan protein dan terbukti mengeluarkan zat-zat yang dapat membunuh kuman-kuman. (berbagai sumber)

Jumat, 21 September 2012

Segar dan Awet Muda di Kolam Narmada

Tempat objek wisata di indonesia yang berhubungan dengan yang nama air pasti lah mempunyai mitos yang berujung pada perkataan bahwa barang siapa yang mandi atau berendam di tempat itu niscaya akan merasa awet muda, yup  mulai dari air terjun sampai dengan kolam.

Sebut saja beberapa air terjun di Indonesia, seperti Air Terjun Tiu Kilep di Rinjani, Air Terjun Tirtosasi Magetan, AirTerjun Tanjak Kembar Bondowoso, dan yang lain-lainnya  kesemuanya itu mempunyai mitos awet muda. Percayakah anda? Itu kembali ke anda sendiri untuk mempersepsikannnya.
sumber foto: www.doenklombok.wordpress.com
Nah, kali ini ada kolam yang berada di Taman Narmada di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat yang mempunyai mitos yang sama, yaitu awet muda. Jarak Taman dengan kota Mataram kurang lebih sekitar 10 Kilometer lumayan jauh tapi tak jadi masalah terlebih lagi rintangan jika anda ingin merasakan sensasi yang berbeda di sana.
Mitos Awet Muda
Keunikan Taman Narmada seluas dua hektar ini adalah air kolamnya yang dipercaya dapat membuat awet muda. Lantaran mitos itulah taman ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan maupun warga setempat untuk sekedar mandi atau membasuh badannya saja.  Tak jarang banyak mereka yang berkunjung  menghabiskan waktu sampai 4 jam lamanya untuk berendam di dalam kolam itu.
sumber foto: www.uun-halimah.blogspot.com
Selain digunakan untuk berbasah-basahan, air itu pun dapat diminum jika anda menginginkannya karena selain bikin awet muda juga dapat mengencangkan kulit-kulit yang mulai menua.  Menurut penelitian sumber mata air di kolam ini memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi sehingga membuat siapa saja yang mandi di kolam itu akan terlihat segar

Taman Bersejarah
Taman Narmada ini adalah taman bersejarah yang telah ada sejak abad ke-19, tepatnya tahun 1805 taman ini dibangun oleh Raja Mataram Lombok Anak Agung Ngurah Karang Asem. Taman ini dibangun sebagai tempat perayaan upacara Pakelem yang dilaksanakan setiap purnama kelima tahun caka. Selain itu juga digunakan sebagai tempat peristirahatan para Raja dan keluarganya pada musim kemarau.

Selain kolam, di kompleks taman itu juga terdapat pura bernama Pura Kelasa yang merupakan salah satu pura tertua di Lombok. Nama pura itu diambil dari Gunung Kelasa yang merupakan replika gunugn Rinjani yang satu kesatuan dengan Danau Sagara Anak yang dibangun berkiblat ke arah Rinjani. Di pura ini setiap tahunnya diadakan Upacara Pujawali untuk menghormati Dewa Batara yang dipercaya tinggal di Gunung Rinjani. (berbagai sumber)

Rabu, 09 Mei 2012

Pantai Tanjung Menangis: KasihTak Sampai Putri Samawa

Mungkin anda atau saya yang bukan dari Sumbawa rada sedikit aneh mendengar nama objek wisata pantai yang satu ini, Yup, Pantai Tanjung Menangis namanya. Aneh sekali memang melihat namanya saja, ada saja ya nama pantai bernama pantai menangis. Nah ini pantai, apakah ada hubungannya dengan cerita masa lalu dimana dulu ada seoarang anak manusia yang mennagis di pantai itu karena suatu apa, ataukah menangis lantaran ditinggal kekasihnya yang tercinta.

Ya, memang ada hubungannya dengan dua hal diatas, flashback ke cerita masa lalu yang sedikit bernuansa tragedi,  dikisahkan dulu Sultan Samawa sangat sedih melihat putrinya terbaring tak berdaya karena sakit. Sang sultan sudah berusaha mati-matian agar putrinya kembali sehat seperti sedia kala. Berbagai cara pengobatan telah dilakukannya namun belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
        
       Sampai tiba pilihan terakhir, Sang Sultan pun mengadakan sayembara berhadiah yang tak tangung-tangung hadiahnya. Nah, barang siapa yang dapat menyembuhkan putrinya akan dijodohkan dengan Sang Putri. Tak pelak, berbondong-bondong lelaki dari berbagai macam penjuru Tana Samawa berlomba untuk menyembuhkan sang putri. Silih berganti para dukun dan ahli pengobatan berusaha mengobati  sakit yang diderita Sang Putri.

Kendati begitu, banyak dari mereka yang harus gigit jari lantaran gagal menyembuhkan sang putri dan meminangnya. Ndilalahnya, ada seoarang perantauan datang bernama Zainal Abidin dari tanah lawesi. Tanpa dinyana, dengan ilmu pengobatan yang dimilikinya ia berhasil menyembuhkan sang putri.

Akan tetapi, Sultan yang tak lain adalah bapaknya sang putri malah ingkar janji untuk menikahkan Sang Putri dengan pemuda yang mampu menyembuhkan penyakit anaknya. Zainal Abidin mukanya tidak jelek-jelek banget bahkan Sang Putri sampai jatuh hati kepadanya. Namun, apa mau dikata sikap Sultan membatu kepada pendirian untuk tidak menikahkan Sang Putri dengan alasan tertentu, bahkan dengan tega mengusir Zainal untuk pulang ke kampung halamannya.

Merasa kecewa karena diusir oleh Sultan, dia lalu menuju laut untuk naik kapal kembali ke negerinya. Sang Putri yang terlanjur jatuh cinta mengejarnya, tak tahu harus kemana kakinya melangkah, hingga sampai ia di sebuah tanjung. Sesampai di tanjung tersebut, pria yang dicintainya itu ternyata sudah naik perahu meninggalkan Tanah Samawa.

Seorang diri Sang Putri di tanjung merenungi nasibnya karena kasihnya yang tak sampai. Ia menangis tanpa henti di tanjung itu. Sementara sambil berlayar di atas perahu, Zainal menembangkan sebuah puisi. Sang Putri menunggu berhari-hari di tanjung itu, sambil tetap menangis. Akhirnya masyarakat menyebut tanjung itu dengan sebutan Tanjung Menangis. (berbagai sumber)

Copyright © ID Blog Kamu

Canvas By: Fauzi Blog, Responsive By: Muslim Blog, Seo By: Habib Blog